Penyesalan mengikuti 30 Hari Menulis Cerita Bersama KUBBU


Ngga berasa udah selesai aja Program Online di bulan Oktober 2020, 30 Hari Menulis Cerita bersama Klub Blogger & Buku, KUBBU . Gue hanya bisa bertahan di 10 hari pertama. Kesulitan menjaga semangat. Kalau mau bikin alasan kenapa ngga menyelesaikan challange mah banyak, akan ada seribu satu alasan yang cocok.

Hanya saja kalau itu gue lakukan, pada akhirnya gue hanya belajar satu hal, belajar cari alasan hahahaha

Sebulan penuh menulis blog adalah hal yang baru buat gue, dan ini cukup menantang. Saluuttt sama peserta lain yang selalu menulis dengan baik dan tepat waktu. Two tumb up, juaraakkk, komitmennya luar biasa.

Gue sendiri merasa improve banyak hal dengan mengikuti program online KUBBU ini, skill menulis, beresin blog, dan banyak hal teknis lainnya, yang selama ini buta atau gue harus ikutan kelas tertentu, ini dibagikan gratis, sharing langsung dari praktisi, para blogger yang sudah berpengalaman dan malang melintang di dunia maya, bahkan menang di berbagai kompetisi blog. Good vibes, itu yang gue rasakan ketika berkomunikasi dengan para suhu blogger.

Di akhir event #KUBBU30HMC, gue merasa cemen ahhahahahaha. Oh de*im…gue ternyata mudah menyerah, oh gue ternyata banyak alesan, oh ternyata gue serakah, karena di bulan yang sama gue mengambil event dan kelas yang gue rasa perlu, ternyata hahahahah itu hanya keserakahan dan kebodohan gue. Pada akhirnya semua itu menunjukkan betapa lemahnya gue dalam berkomitmen.

Gue sangat berterima kasih dengan event KUBBU ini, menunjukkan banyak sisi diri gue yang harus diperbaiki.

Sukses itu ternyata bukan mengalahkan orang lain, tapi mengalahkan diri sendiri lagi dan lagi.

Sukses itu ternyata bukan diciptakan dalam satu malam, tapi butuh waktu dan pengulangan usaha.

Yang paling penting, harus punya tujuan yang jelas, gigit kuat kuat, kerjaian sekuat tenaga. Karena kepuasan dan rasa cukup itu ternyata melalui proses, ngga ujug ujug diturunkann begitu saja dalam hati. Tingkat kepuasan dan tingkat kecukupan bergantung dari seberapa besar usaha kita.

Itu yang gue rasakan setelah event KUBBU ini selesai. Thanks to KUBBU sudah ngasih banyak pelajaran penting.

Oh…ada lagi yang penting, ngga boleh ngentengin, once kita lengah, setan akan menerobos dan menguasai, membisikan kata mutiara agar kita abadi menjadi kaum rebahan.

this is not a goodbye, this is a new hello….begitu kata Koh Admin 

 


2 Thoughts to “Penyesalan mengikuti 30 Hari Menulis Cerita Bersama KUBBU”

  1. Alhamdulilah kalo program ini mengimprove banyak hal. Semoga ada banyak hal-hal positif lainnya dan cerita Andi-Irna bisa dilanjutkan. 😊

  2. hohohoooooo… lanjutkan beb… #ehgimana

Leave a Comment