Hit enter after type your search item

Mental Health – Motherhood – Lifestyle

belajar dari kasus Sulli

/
/
/
28 Views

Berita tentang artis korea yang melakukan bunuh diri sempat bikin gue kaget. Sulli, penyanyi, aktris, cantik, ditemukan managernnya meninggal di apartementnya. Di lansir Sulli memang sedang berjuang menghadapi depresinya.

Kenapa bisa depresi ya….itu pertanyaan yang muncul di benak gue, kenapa begini kenapa begitu, kenapa ngga begini ngga begitu (ngatuuuurrr hahahahha), sayang banget…masih muda, cantik, popular, dicintai banyak orang, kurang apa lagi hidupnya. Serentetan pertanyaan ‘bodoh’ ini selama beberapa saat muter muter di kepala.

Gue sendiri sering menganggap kalau hidup mereka itu sempurna, apa yang diinginkan semua perempuan ada di dirinya. Kurang apa lagi? Kalau ada masalah mah…wajar lah namanya hidup, itu juga yang bikin kita merasa hidup.

Sesaat kemudian gue tersadar, kita tidak bisa membanding perasaan apple to apple. Gue lupa…kalau gue juga pernah ada diposisi itu, tapi Allah masih ngasih gue kesempatan untuk bangkit.

 

Kenapa Sulli bisa memutuskan untuk mengakhiri hidupnya? Kita tidak tau apa yang sebetulnya dia rasakan. Pasti sesuatu yang menyakitkan yang tidak sanggup lagi ditahannya, sampai akhirnya mengambil keutusan itu. Dari kejadian Sulli ini banyak hal yang bisa kita pelajari.

 

Berkata baik atau diam, hal paling sederhana yang bisa kita lakukan. Kita tidak tahu seberapa dalamnya ucapan kita bisa menusuk orang. Be wise with your word. Ini jadi catetan penting buat gue yang “terkenal” berlidah tajam….huhuhuuuu….mewek dipojokan

Aware sama diri sendiri, self awareness. Ini agak nyebellin emang, tapi ini ampuh untuk pertolongan pertama pada ketidakstabilan emosi beb.

Jangan ragu untuk mencari bantuan ketika terjadi hal hal aneh dengan hidup kita. Ketika kita mulai nangis ga jelas, marah ga jelas, ga bisa tidur, anxiety, cemas berlebihan, dan perasaan perasaan lain yang mungkin tidak kita kenali

Jaga diri masing masing ya beb, jaga hati, jaga pikiran.

Sarapan yang banyak biar kuat beb, kuat ngadepin kenyataan….

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This div height required for enabling the sticky sidebar