“Sampe Cirebon kita mampir empal gentong Mang Darma yuk, yang depan stasiun ajah” ajakku pada Irna. Irna terdiam sesaat, nafasnya mendadak berat, matanya menatapku sendu. “Oke” sahutnya pendek. Aku penasaran dengan sikapnya, tapi aku putuskan untuk menunggu sampai Irna siap menceritakan semuanya.
Read More